Mataram, Koran-Prioritas.com – Wa kil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., memimpin rapat persiapan pelaksanaan agenda pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu.
Rapat yang berlangsung di Ruang Presisi Polda NTB pada Senin (27/7/2026) pukul 09.00 Wita tersebut membahas langkah-langkah strategis dalam rangka memperkuat situasi keamanan melalui pendekatan preventif, humanis, dan kolaboratif.
Sejumlah agenda yang disiapkan dalam rangkaian kegiatan di lapangan meliputi silaturahmi dan dialog bersama tokoh masyarakat, sambang warga, penyerahan sarana kontak, pemusnahan barang bukti narkotika, penyerahan senjata api secara sukarela dari masyarakat, serta penguatan kemitraan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.
![]() |
| Suasana rapat persiapan pelaksanaan agenda pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu. [Hz*/Ist] |
Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho menegaskan bahwa pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam setiap kegiatan kepolisian guna membangun komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat.
"Kami ingin membangun komunikasi yang semakin kuat bersama tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga. Sinergi seperti ini menjadi kunci menjaga keamanan serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini," ujar Brigjen Hari.
Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi memerlukan dukungan seluruh komponen masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga situasi tetap kondusif. Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh komponen warga akan memperkuat stabilitas keamanan di Bima, Kota Bima, dan Dompu," katanya.
Selain membahas strategi cooling system, rapat juga mengevaluasi kesiapan personel, pola pengamanan, pembagian tugas, serta teknis pelaksanaan setiap agenda agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Polda NTB berharap pendekatan preventif dan dialogis yang dikedepankan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri sekaligus meminimalkan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Bima Raya dan Kabupaten Dompu.
Melalui sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen warga, situasi keamanan yang kondusif diharapkan dapat terus terjaga sehingga mendukung stabilitas sosial dan pembangunan di wilayah Nusa Tenggara Barat. [Gd*].

