![]() |
| Hj. Maria Ulfah, S.ST., M.Kes., Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu. [Gd*/Ist]. |
DOMPU, Koran-Prioritas.Com – Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu mencatat sebanyak 181 orang dengan HIV (ODHIV) dalam data penanganan hingga saat ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 orang dilaporkan telah meninggal dunia, sehingga terdapat 158 ODHIV yang masih tercatat dalam pemantauan dan penanganan layanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Hj. Omiyati Fatimah, S.Sos., MPH., melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Hj. Maria Ulfah, S.ST., M.Kes., menegaskan bahwa angka 158 orang tersebut tidak berarti seluruhnya sedang menjalani rawat inap di rumah sakit.
“Bukan rawat inap. Tidak ada yang dirawat inap. Tidak semua pasien HIV itu dirawat inap,” demikian penjelasan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu belum lama ini.
Dinkes Dompu menjelaskan, pasien HIV tidak secara otomatis harus menjalani perawatan di rumah sakit. Penanganan dan pemantauan ODHIV disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing pasien serta kebutuhan layanan medis.
Dengan demikian, data 158 ODHIV perlu dipahami sebagai jumlah yang masih tercatat dalam penanganan atau pemantauan, bukan sebagai jumlah pasien yang sedang menjalani rawat inap.
Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu terus melakukan upaya pencegahan, pengendalian, pemeriksaan, serta pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan terkait HIV. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan ODHIV mendapatkan layanan kesehatan sesuai kondisi dan kebutuhannya.
Catatan redaksi : Penyebutan angka dalam pemberitaan ini mengikuti keterangan yang disampaikan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu. Data tersebut perlu dipahami berdasarkan konteks pencatatan dan layanan kesehatan, sehingga tidak dapat disamakan dengan jumlah pasien yang sedang dirawat inap. [Gd*].
