PGRI Dompu Gelar KONKERKAB I Tahun 2026, Ketua PGRI NTB Tekankan Penguatan Karakter dan Kualitas Guru

Admin
By -
0
Suasana Kegiatan Konkerkab I PGRI Kabupaten Dompu Yang Berlangsung Di Gedung Samakai Dompu Pagi Tadi.
[Gd*/Ist].

DOMPU, KORAN-PRIORITAS.COM – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Dompu menggelar Konferensi Kerja Kabupaten (KONKERKAB) I Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus kelengkapan lembaga dan pengurus ranting, Senin (26/10/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran pengurus PGRI untuk mengevaluasi pelaksanaan program organisasi, menyusun rencana kerja, serta memperkuat solidaritas dan profesionalisme guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).


Dalam kegiatan tersebut, Ketua PGRI Provinsi NTB, H. Lalu Kaharuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pentingnya menjaga solidaritas organisasi dan meningkatkan kualitas guru di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.


Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam dunia pendidikan. Namun, menurutnya, peran guru tidak hanya sebatas menyampaikan materi pelajaran, melainkan juga membentuk karakter peserta didik.


Pendidikan karakter, kata dia, menjadi salah satu aspek penting yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi.


Karena itu, guru dituntut memiliki karakter yang kuat, baik dalam aspek moral maupun kinerja profesional, agar mampu menjadi teladan bagi peserta didik.


Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari kemampuan guru dalam menguasai materi dan metode pembelajaran. Guru juga memiliki tanggung jawab menanamkan nilai-nilai kebaikan, membangun kepribadian, serta mempersiapkan generasi masa depan yang cerdas dan berakhlak mulia.


Ketua PGRI Provinsi NTB itu juga menyoroti penggunaan media sosial di kalangan guru. Ia mengingatkan agar perkembangan teknologi informasi dimanfaatkan secara bijak dan produktif, terutama untuk mendukung peningkatan kompetensi, memperluas wawasan, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih berkualitas.


Ia berharap konferensi kerja tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi benar-benar menjadi ruang bagi para guru untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi, mendiskusikan solusi, dan merumuskan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.


“Guru harus terus melakukan evaluasi terhadap diri sendiri. Sudahkah kita benar-benar menjalankan peran sebagai pendidik dan pengajar?” demikian inti pesan yang disampaikan dalam sambutannya.


Ia juga mendorong seluruh pengurus PGRI agar memperkuat kebersamaan dan menjalankan tanggung jawab organisasi sesuai bidang masing-masing.


Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu, Drs. H. Rifa'id, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Konferensi Kerja Kabupaten PGRI Dompu Tahun 2026.


Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menyimak berbagai arahan yang disampaikan, serta menjadikan konferensi tersebut sebagai kesempatan untuk menyusun program kerja yang bermanfaat bagi kemajuan pendidikan daerah.


Menurutnya, konferensi kerja organisasi merupakan bagian penting dalam menentukan arah pelaksanaan program dan memperkuat koordinasi antarpengurus.


Ia berharap hasil konferensi dapat menjadi pedoman bagi PGRI Kabupaten Dompu dalam menjalankan program organisasi sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan.


Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan harapan agar para guru terus meningkatkan dedikasi dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas, mengingat pendidikan memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.


Ketua PGRI Kabupaten Dompu, Mukmin Ismail, S.Pd.I., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Konferensi Kerja Kabupaten I Tahun 2026 merupakan bagian penting dari perjalanan organisasi PGRI di daerah.


Ia menekankan bahwa konferensi kerja bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan forum organisasi untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi pelaksanaan program, dan merumuskan langkah kerja ke depan.


Menurutnya, seluruh pengurus memiliki tanggung jawab untuk menjalankan amanah organisasi secara kolektif serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Dompu.


Ia juga mengajak para pengurus dan anggota PGRI untuk menjaga kebersamaan, memperkuat komunikasi, dan menjadikan organisasi sebagai wadah perjuangan bersama bagi para guru.


Pelaksanaan KONKERKAB I Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus kelengkapan lembaga dan pengurus ranting diharapkan semakin memperkuat struktur organisasi PGRI hingga ke tingkat bawah.


Dengan demikian, koordinasi organisasi diharapkan berjalan lebih efektif dan aspirasi para guru dapat diperjuangkan melalui mekanisme organisasi yang terarah.


Konferensi kerja tersebut menjadi momentum konsolidasi bagi PGRI Kabupaten Dompu dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penguatan karakter peserta didik, hingga penyesuaian terhadap perkembangan teknologi.


Pesan yang mengemuka dalam kegiatan itu adalah pentingnya membangun organisasi yang solid, meningkatkan profesionalisme guru, serta memastikan setiap program kerja memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.


Melalui forum tersebut, PGRI Kabupaten Dompu diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai organisasi profesi sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong terwujudnya pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berkelanjutan. [Gd*/Ist].

Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)