![]() |
| Direktur Bank Sampah Induk Green Asri Dompu Saat Pertemuan Dengan Kepala Bidang Wilayah II Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPPK) Nusa Tenggara Barat, Eko Prabowo Pagi Tadi. [Tim/Ist*]. |
DOMPU,– Bank Sampah Induk (BSI) Dompu Green Asri menghadiri undangan pertemuan bersama Kepala Bidang Wilayah II Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPPK) Nusa Tenggara Barat, Eko Prabowo, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam pengelolaan sampah dan pengembangan ekonomi sirkular di Pulau Sumbawa.
Dalam pertemuan tersebut, BSI Dompu Green Asri memperoleh arahan terkait peluang kolaborasi dalam mendukung pengembangan program Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Salah satu pembahasan yang mengemuka adalah potensi BSI Dompu Green Asri untuk berperan sebagai off-taker material daur ulang yang dihasilkan dari pengelolaan TPS3R di berbagai wilayah di Pulau Sumbawa.
Direktur BSI Dompu Green Asri, Rony Haryato, menyampaikan apresiasi atas arahan dan dukungan yang diberikan oleh Eko Prabowo. Menurutnya, masukan tersebut menjadi motivasi bagi BSI Dompu Green Asri untuk terus meningkatkan kapasitas dan kontribusinya dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Kepala Bidang Wilayah II Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Bali Nusra, Dony, atas diskusi yang berlangsung konstruktif mengenai penguatan sistem pengelolaan sampah di daerah.
BSI Dompu Green Asri menegaskan komitmennya untuk tetap konsisten mendukung berbagai program persampahan di Kabupaten Dompu melalui pengembangan sistem daur ulang yang bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas rencana agenda lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang. Agenda itu diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama antarinstansi serta mendorong implementasi program pengelolaan sampah yang lebih efektif, termasuk di Kabupaten Dompu.
Melalui sinergi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan upaya pengurangan timbulan sampah, peningkatan pemanfaatan material daur ulang, serta penguatan ekonomi sirkular dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Pulau Sumbawa. [Hizrin*].

