![]() |
| Ketua Karang Taruna Mortir Kelurahan Karijawa Aden Dwi Prasetyo, ST Saat Memberikan Hadiah Sepeda Kepada Pemenang Lomba Sepeda Juara 1 Lomba Sepeda Hias Beberapa Waktu Lalu. [Hizrin*/Ist] |
DOMPU, KORAN-PRIORITAS, — Semarak kegiatan antarlingkungan yang digelar di Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selain menjadi ajang hiburan dan kompetisi, kegiatan tersebut dinilai mampu menghidupkan kembali semangat kebersamaan, gotong royong, serta mempererat silaturahmi antarwarga.
Lurah Karijawa, Yahya, S.Sos, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus dikembangkan dengan konsep dan hadiah yang lebih menarik pada tahun-tahun mendatang.
“Untuk tahun ini mungkin belum bisa kami tingkatkan secara maksimal. Namun, untuk tahun 2027 mendatang akan kami siapkan piala yang jauh lebih luar biasa karena rencananya kegiatan ini tetap berjalan menjadi agenda tahunan,” ujar Yahya.
![]() |
| Para Pemenang Lomba Sepeda Hias Saat Pemberian Hadiah. [Hizrin*/Ist] |
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kelurahan Karijawa dan warga Dompu yang telah memberikan dukungan terhadap rangkaian kegiatan tersebut.
Yahya juga meminta dukungan masyarakat terhadap atlet bola voli Karijawa yang mewakili Karang Taruna Mortir Karijawa untuk mengikuti pertandingan perebutan juara di Monta Baru, Kecamatan Woja.
“Mohon dukungan dan doa. Mudah-mudahan atlet voli Karijawa dapat menjuarai Open Monta Baru Cup,” katanya.
![]() |
| Pose Bersama Jajaran Karang Taruna Mortir Kelurahan Karijawa Dengan PJS Sekda Dan Seluruh Peserta Jalan Santai Dirangkai Pelepasan Resmi Sepeda Hias. [Hizrin*/Ist]. |
Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan tidak semata-mata diukur dari siapa yang menjadi juara. Hal yang lebih penting adalah terbangunnya hubungan kekeluargaan dan silaturahmi antarwarga.
“Masalah juara itu nomor dua dan tiga. Yang terutama melalui kegiatan ini adalah silaturahmi kita tetap terjaga. Mari kita junjung tinggi sportivitas dan kekeluargaan,” tegasnya.
Libatkan Banyak Warga
Yahya menjelaskan, sejumlah mata lomba sengaja dipilih karena dinilai mampu melibatkan masyarakat dalam jumlah besar. Hal itu menjadi bagian dari upaya mengembalikan semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
“Mata lomba yang kami pilih memang yang dapat memobilisasi orang banyak, agar nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong bisa dirasakan kembali,” jelasnya.
![]() |
| Suasana Kegiatan. [Hizrin*/Ist]. |
Ia mengaku bersyukur karena partisipasi masyarakat maupun dunia usaha cukup tinggi. Bahkan, sejumlah pihak secara sukarela menawarkan diri untuk menjadi sponsor kegiatan.
Menurut Yahya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa tujuan kegiatan untuk membangun kebersamaan masyarakat mulai tercapai.
Berbagai hadiah juga disiapkan untuk memeriahkan kegiatan, di antaranya sapi, sepeda, telepon seluler, televisi, kulkas, kipas angin, magic com dan hadiah lainnya. Salah satu lomba sepeda hias menyediakan hadiah uang tunai sekitar Rp1,5 juta.
Ketua Karang Taruna: Peserta Capai 150 Orang
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Mortir Karijawa, Aden Dwi Prasetyo, S.T., mengatakan kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat umum, termasuk warga dari luar Kelurahan Karijawa.
Menurut Aden, khusus kegiatan sepeda hias dan jalan santai, peserta berasal dari berbagai kalangan. Untuk lomba sepeda hias, jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 150 orang.
“Untuk sepeda hias dan jalan santai, pesertanya terbuka untuk umum, termasuk warga di luar Karijawa. Kemarin peserta sepeda hias sekitar 150 orang,” ujar Aden.
![]() |
| Suasana Kegiatan Yang Dilaksanakan Oleh Karang Taruna Mortir Kelurahan Karijawa Beberapa Waktu Lalu. [Hizrin*/Ist]. |
Rangkaian kegiatan juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, mulai dari unsur masyarakat, pengusaha lokal, hingga sponsor. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk hadiah, tetapi juga berbagai kebutuhan selama kegiatan berlangsung.
Aden menyebut keterlibatan pelaku usaha dan sponsor turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. UMKM juga ikut merasakan manfaat karena adanya peningkatan aktivitas warga selama rangkaian kegiatan.
Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk hadiah maupun bantuan lainnya. Di antaranya satu unit iPhone dari Rato Store, hadiah televisi dari Marina Group, sapi dari Perias Group, serta sejumlah hadiah hiburan seperti kulkas, kipas angin, magic com dan hadiah lainnya.
“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa menghidupkan UMKM. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat datang, berjualan dan aktivitas ekonomi lokal ikut bergerak,” katanya.
Diproyeksikan Menjadi Agenda Tahunan
Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung selama kurang lebih sepekan dan dipusatkan di wilayah Kelurahan Karijawa. Tingginya antusiasme masyarakat membuat panitia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar secara rutin.
Aden mengatakan pihaknya optimistis dukungan terhadap kegiatan mendatang akan semakin besar. Bahkan, sejumlah sponsor disebut telah menyampaikan ketertarikan untuk kembali berpartisipasi.
“Ke depan kami tetap mengharapkan partisipasi dari berbagai kalangan. Bahkan banyak sponsor yang mencoba menghubungi kami untuk ikut ambil bagian pada kegiatan berikutnya,” ungkapnya.
Menurut dia, antusiasme tersebut terlihat dari keterlibatan berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, ibu-ibu hingga pemuda.
Kemeriahan kegiatan juga semakin terasa dengan hadirnya pengisi acara, termasuk konten kreator yang turut menghibur masyarakat.
Dorong Program Pemuda dan Ketahanan Pangan
Tidak berhenti pada kegiatan olahraga dan hiburan, Karang Taruna Mortir Karijawa juga mulai memikirkan program yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pemuda dan masyarakat.
Aden mengatakan pihaknya ingin menyelaraskan program kepemudaan dengan program pemerintah, khususnya dalam bidang ketahanan pangan, peternakan dan pertanian.
“Kami ingin mencoba memberikan kegiatan kepada teman-teman pemuda di tiap lingkungan, misalnya budidaya, peternakan unggas maupun pertanian. Mudah-mudahan ini bisa membantu pemerintah dalam mewujudkan program ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan kepemudaan tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga mampu melahirkan program produktif yang berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.
Dengan dukungan masyarakat, pemerintah kelurahan, Karang Taruna, pelaku usaha dan berbagai pihak lainnya, kegiatan antarlingkungan di Karijawa diharapkan dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas, sekaligus menjadi ruang mempererat persaudaraan dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Yang paling utama adalah kebersamaan. Melalui kegiatan ini kita ingin membuktikan bahwa semangat kekeluargaan dan gotong royong masyarakat Karijawa masih kuat,” pungkas Aden. [Hizrin*].




