Dinas Kesehatan Dompu Gelar Operasi Katarak Gratis, 400 Warga Mendapat Pelayanan

Admin
By -
0
Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu, H. Khaerul Insyan, SE., MM, hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati Dompu sekaligus membuka secara resmi kegiatan operasi katarak gratis bagi masyarakat tersebut.
[Gd*/Ist].


DOMPU, KORAN-PRIORITAS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu menggelar kegiatan pelayanan operasi katarak gratis bagi masyarakat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Penglihatan Sedunia Tahun 2026.


Kegiatan tersebut mengusung tema “Sehatkan Mata, Langkah Kecil untuk Manfaat Besar”, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata, melakukan pemeriksaan secara rutin, serta mengenali faktor risiko gangguan penglihatan dan kebutaan sejak dini.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Omiyati Fatimah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kesehatan mata merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya menunggu sakit terlebih dahulu untuk memeriksakan kondisi kesehatan, termasuk kesehatan mata.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Omiyati Fatimah, dalam laporannya Pada Kegiatan pelayanan operasi katarak gratis bagi masyarakat.
[Gd*/Ist].

“Jangan menunggu sakit baru datang ke fasilitas kesehatan. Melalui program pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat dapat melakukan screening, termasuk pemeriksaan mata, sehingga apabila ditemukan gangguan dapat dilakukan intervensi lebih dini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan operasi katarak, Dinas Kesehatan bersama jajaran tenaga kesehatan telah melakukan berbagai kegiatan pendukung. Di antaranya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, pemeriksaan kesehatan mata, screening gangguan penglihatan, identifikasi masyarakat yang membutuhkan pelayanan lanjutan, serta konsultasi dan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan dan dokter mata.


Berdasarkan hasil screening dan pemeriksaan medis, sebanyak 400 masyarakat yang memenuhi indikasi medis mendapatkan pelayanan operasi katarak secara gratis. Pelaksanaan pelayanan dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan tenaga dan tim medis yang terlibat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Omiyati Fatimah, Menguatkan Mentalnya Pasien Operasi Katarak Mata Yang Berlangsung Di RSUD Dompu Pagi Tadi.
[Gd*/Ist].

“Jumlah sasaran sebenarnya masih banyak. Namun karena kekuatan tim terbatas, pelaksanaannya dibagi menjadi dua tahap,” jelasnya.


Omiyati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, termasuk jajaran Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) NTB, RSUD Dompu, serta 10 puskesmas yang berperan dalam menjaring dan memfasilitasi masyarakat sebagai calon penerima manfaat.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., MARS, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.


Menurutnya, pemeriksaan mata merupakan langkah sederhana, tetapi memiliki manfaat yang besar karena dapat membantu menemukan gangguan penglihatan sedini mungkin.

Terlihat Salah Satu Pasien Operasi Katarak Saat Dilakukan Pemeriksaan Oleh Petugas Sebelum Pasien Melakukan Operasi Katarak Matanya Tersebut.
[Gd*/Ist].

Ia mencontohkan, dalam dunia pendidikan, seorang anak yang kesulitan melihat tulisan di depan kelas terkadang dianggap kurang memperhatikan atau malas belajar. Padahal, kondisi tersebut bisa saja disebabkan oleh gangguan penglihatan yang belum diketahui.


“Screening mata merupakan langkah sederhana, tetapi manfaatnya sangat panjang. Dengan pemeriksaan sejak dini, gangguan penglihatan dapat ditemukan lebih awal dan ditangani sesuai kebutuhan,” katanya.


Ia menegaskan bahwa kesehatan mata memiliki peran penting dalam berbagai aktivitas masyarakat. Gangguan penglihatan tidak hanya berdampak pada aktivitas pendidikan, tetapi juga pekerjaan, kehidupan keluarga hingga aktivitas masyarakat seperti nelayan yang membutuhkan penglihatan untuk menjalankan pekerjaannya.

Terlihat Petugas Saat Memeriksa Dua Orang Pasien Sebelum Para Pasien Memasuki Ruang Operasi Katarak.
[Gd*/Ist].

Menurutnya, keberhasilan program pelayanan mata membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, rumah sakit, dokter spesialis mata dan berbagai pihak lainnya.


“Pemerintah daerah menyiapkan dan memfasilitasi, sementara Perhimpunan Dokter Mata siap mendukung pelayanan. Dari pihak lainnya juga siap. Ini menjadi peluang yang harus kita manfaatkan bersama,” ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu, H. Khaerul Insyan, SE., MM, hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati Dompu sekaligus membuka secara resmi kegiatan operasi katarak gratis tersebut.

Pose Bersama Usai Peninjauan Pelaksanaan Kegiatan Operasi Katarak Mata Bagi Masyarakat Penerima Manfaat.
[Gd/Ist].

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan salam hormat dari Bupati dan Wakil Bupati Dompu yang pada saat bersamaan sedang menjalankan tugas kedinasan di luar daerah.


Pemerintah Kabupaten Dompu, kata dia, memberikan apresiasi terhadap kegiatan pelayanan kesehatan tersebut karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.


Sekda menilai kesehatan mata merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kualitas hidup masyarakat. Kemampuan melihat dengan baik sangat diperlukan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mendukung pendidikan anak, pekerjaan, hingga aktivitas sosial masyarakat.

Pemerintah Provinsi Melalui Dinas Kesehatan Provinsi NTB Saat Memberikan Bantuan Operasi Bagi 400 Orang Dan Sebanyak 50 Orang Pasien Operasi Pterygium Bagi Masyarakat Dompu.
[Gd*/Ist].

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk ikut mendukung upaya peningkatan kesehatan mata.


“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.


Sekda berharap program tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda pelayanan kesehatan yang berkelanjutan di Kabupaten Dompu.


Pelaksanaan operasi katarak gratis ini sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak mengabaikan gangguan penglihatan dan melakukan pemeriksaan mata secara berkala.


Dengan adanya deteksi serta penanganan lebih dini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kualitas penglihatan yang lebih baik dan menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih optimal. [Gd*].

Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)